Seringkali kita dipusingkan virus gara-gara data-data yang ada di dalam
hard disk komputer tersembunyi secara kasat mata atau istilah kerennya super hidden.
Pada waktu kamu membuka suatu folder yang sudah terinfeksi virus
nampaknya tidak terlihat satu pun file yag ada dalam folder tersebut
alias kosong. Namun apabila kamu lihat properties-nya (klik kanan pada
folder) ternyata folder tersebut berisi file yang cukup besar. Ketika
kamu mencoba mengubah properties-nya pada bagian attribut dengan
menghilangkan tanda centang pada opsi hidden ternyata file yang ada pada
folder tersebut tidak muncul. Begitu pula ketika kamu mengubah attribut
pada folder option dengan mencentang tanda pada bagian show hidden
files dan folders. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini terjadi karena virus tersebut sudah mengubah registry pada
system folder tersebut sehingga semua file yang ada dalam folder
tersebut tersembunyi. Virus yang paling ganas menyerang pada waktu itu
adalah virus lokal buatan orang asli Indonesia yang bernama brontok. Virus ini kemudian terus berkembang menjadi varian baru yang sempat menghebohkan para pakar antivirus di dunia.
Menampilkan Data atau File yang Tersembunyi
Untuk mengembalikan data-data yang tersembunyi secara super hidden dapat dilakuan secara mudah dengan tips berikut :
- Bukan command prompt, klik start pilih run, ketik cmd kemudian tekan enter
- Muncul jendela baru dengan layar belakang hitam (default), muncul C:\Documents and Settings\nama komputer>
- Arahkan drive atau folder yang akan dimunculkan semua file-nya, misal drive D. Ketik d: tekan enter
- Ketik attrib -s -h *.* /s /d tekan enter
- Tunggulah beberapa saat. Jika drive atau folder yang berisi file sangat banyak tentunya akan membutuhkan waktu lama.
- Bukalah drive atau folder yang tadinya tersembunyi dengan me-refresh system komputer kamu dan bukalah windows explorer. Check apakah drive atau folder sudah muncul kembali.
0 komentar:
Posting Komentar